Help/Support
Like
Contact
24 Lukisan Abstrak Karya Dario Campanile

24 Lukisan Abstrak Karya Dario Campanile

Lukisan Abstrak Karya Dario Campanile
Dario Campanile Lahir April 21, 1948 di Roma, Dario mulai membuat sketsa sebagai anak yang berusia masih sangat muda. Pada usia enam tahun, bakatnya untuk seni didorong dengan pemberian seperangkat kecil cat air dari pamannya yang juga adalah seorang pelukis. Ketika ia berusia 14 tahun, Dario terbaring di tempat tidur dengan penyakit ginjal selama tiga bulan, dan ayahnya memberinya cat minyak pertama untuk menghiburnya. Begitu ia mulai bekerja dengan cat minyak, ada rasa keakraban untuk dapat dengan mudah mengekspresikan dirinya dalam media ini. Pengalaman ini mempengaruhi dia lebih mendalam untuk melanjutkan karya seni lukisnya.

Setelah lulus dengan pujian dari kursus desain industri, Dario menghabiskan waktu berkonsentrasi pada lukisan dalam gaya klasik, sebagian besar masih Lifes. Pada tahun 1967 ia memasuki kompetisi seni pertamanya di Norma, Italia. Dario adalah peserta termuda yang menerima penghargaan, dan dipuji oleh para juri untuk karyanya baik.

Pada usia delapan belas tahun, Dario memiliki nasib baik untuk bertemu Giorgio de Chirico, master Italia seni metafisik. Dario menunjukkan kepadanya beberapa lukisan dan bertanya apakah ia harus menghadiri sekolah seni. De Chirico menasihati pelukis muda untuk sekedar bereksperimen dan terus menemukan teknik sendiri. Terinspirasi oleh pertemuan ini, Dario menemukan bahwa KERJA KERAS SENDIRI dan DISIPLIN terbukti menjadi guru yang terbaik. Dia terus bekerja penuh waktu pada seni, dan pada saat ia berusia dua puluh tahun, ia berhasil memamerkan lukisannya di Galleria Esedera di Roma, dan menarik perhatian kolektor internasional.

Pada tahun 1968 Dario dipanggil untuk tugas oleh tentara, tapi hanya seorang prajurit selama dua minggu. Seorang jenderal dari Roma melihat beberapa karyanya di galeri, dan menugaskan membuat beberapa lukisan untuk kantor Departemen Pertahanan. Dario menghabiskan tahun depan dan setengah melayani militer dari studio sendiri.

Dia kemudian pergi ke London untuk belajar bahasa Inggris dan menunjukkan lukisannya. Dario mampu mendukung dirinya menjual seni di Hyde Park Corner pada akhir pekan dan berpartisipasi dalam acara kelompok dengan seniman lokal di Chelsea. Sebelum ia meninggalkan London, dia menjual lukisan secara teratur di J. Middleton Gallery di Kings Road . Ini adalah titik balik bagi artis, karena itu adalah pertama kalinya ia melihat seni tidak hanya sebagai cara hidup, tapi cara untuk mencari nafkah.

Dario kembali ke Roma, dan melalui klub seniman lokal yang mengorganisir pameran kolektif di sekitar kota, ia bertemu Madame Lucille Duillars, seorang konsultan seni berpengaruh dari Paris. Dia termotivasi Dario untuk mengambil langkah maju yang besar dalam pengembangan gayanya ketika dia menunjukkan bahwa penggunaan warna, cahaya dan bayangan adalah ciri khas surealis. Mme. Duillard menantang seniman muda untuk mengejar arah baru dengan undangan untuk menunjukkan di Gallerie L Fayette di Paris.

Dia menyatakan bahwa ia tidak membawa karya seni klasik untuk pameran. Bawakan aku sesuatu yang murni dari imajinasi Anda, katanya. Sesuai dengan nalurinya, Dario berkembang dalam kebebasan baru untuk mengekspresikan dirinya melalui surealisme.

Musim panas berikutnya, salah satu pengalaman yang paling menarik dari kehidupan Dario terjadi. Ia mengunjungi koloni seni di Cadaques, Spanyol, juga merupakan rumah musim panas guru surealis Salvador Dali. Setelah ditunjukkan beberapa karya Dario, Dali mengundangnya ke rumahnya untuk pertukaran ide. Selama beberapa hari berikutnya, Dario ditawari banyak dorongan dan inspirasi untuk mengeksplorasi dimensi baru teknik dan komposisi. " Dali benar-benar terkesan dengan pekerjaan saya ", Dario ingat , " dan mungkin dia menarik kaki saya sedikit, tapi ia memutuskan untuk memanggil saya ' Master Romawi . "

Belakangan tahun itu , Dario melakukan perjalanan ke California, baik untuk melihat pemandangan dan untuk dapat merasakan dunia seni di AS Terbiasa membawa portofolio kerja dengan dia, tampaknya wajar untuk menunjukkan foto-foto lukisan untuk galeri di Los Angeles saat ia berjalan -jalan. Tidak hanya karyanya diterima dengan baik, tapi setelah melihat itu, pemilik Galeri Acosta di Beverly Hills menawarkan Dario one-man menunjukkan April berikutnya . Acara ini sangat sukses bagi seniman, seperti memperkenalkannya kepada kolektor dari industri film dan musik, serta membawa banyak tawaran untuk melukis buku dan cover album. Setelah pindah ke Los Angeles pada tahun 1973, Dario mengalami kesuksesan komersial yang besar, dan menjelajahi arah baru dalam seni. Dia bekerja dengan patung tanah liat, cor patung kertas dan kertas cor bas relief. Karya seni -Nya tertangkap mata aktor Valerie Harper, Carl Weathers, dan Cheech dan Chong, musisi Herbie Hancock, casting director Lynn Stalmaster, dan penulis Harlan Ellison, yang adalah salah satu dari banyak kolektor karya Dario .

Pada tahun 1986 setelah bekerja di Los Angeles selama lebih dari satu dekade, Dario merasa terhormat untuk dipilih dari ratusan seniman untuk menciptakan Logo HUT ke-75 untuk Paramount Studios. Desain cantik dari simbol gunung yang terkenal terlihat pada setiap Paramount publikasi.

Pada tahun 1988 Dario pindah ke Carmel, di mana ia membuka galeri sendiri , dan mulai menunjukkan karyanya secara teratur di galeri di Hawaii. Pada tahun 1990 Dario kemudian pindah ke San Francisco Bay Area dan mulai menunjukkan karyanya di galeri baru di sana juga.

Pada tahun 1995, Vincent Lee dari Hong Kong mengundang Dario, dalam hubungannya dengan artis Yankel Ginzburg, untuk berpartisipasi dalam acara Tahunan Ketiga Charity Art Gala untuk memperingati Pendidikan dan Pelayanan Anak Usia dini. Kedua seniman yang diakui dalam surat dari Presiden Bill Clinton memberi selamat kepada mereka pada usaha yang berkelanjutan untuk mempromosikan niat baik dan kontribusi mereka atas nama pendidikan.

Pada tahun 2005, Campanile berada di antara 85 seniman dari lebih 30 negara yang berpartisipasi dalam pameran seni multimedia berjudul The Missing Peace : Seniman Pertimbangkan Dalai Lama. Campanile melakukan perjalanan ke India dan diberikan kunjungan pribadi di rumah Mulia. Wawancara ini memberikan artis dengan inspirasi lukisan , “Missing Peace: Found.”

Dario Campanile berada di Maui, Hawaii, dan melanjutkan perjalanan inspirasional lewat karya seninya. " Tujuan utama saya, " kata artis " adalah untuk dapat mengekspresikan jiwa saya benar dan melanjutkan perjalanan dengan mengambil risiko dan selalu membiarkan diri untuk mengeksplorasi visi baru."
Dibawah ini beberapa karya Seni Lukis Abstrak dari seniman Dario Campanile, jika anda ingin melihat karya lukisan Dario Campanile dengan tema realis atau surealis, silahkan menuju kesitus pribadinya : http://campanilefineart.com, disini kami hanya membagikan yang bertema lukisan abstrak. Adapun judul lukisan dari masing-masing lukisan abstrak dibawah terdapat pada nama file dari gambar lukisan abstrak tersebut, silahkan klik untuk melihat dan mengetahuinya.
Read more »
Like
ccc

Add to Cart

47 Lukisan Realisme Karya Alfredo Rodrigus

47 Lukisan Realisme Karya Alfredo Rodrigus

Lukisan Realisme Karya Alfredo Rodrigus
Lukisan bagi Alfredo Rodrigus itu menjadi bagian dari pengembangan masa kecilnya. Lahir dan dibesarkan di Meksiko dalam keluarga dengan sembilan anak, Alfredo menggunakan bakatnya untuk menambah penghasilan keluarganya.

Sekarang Alfredo Rodrigus tinggal di Barat dan memenangkan penghargaan tertinggi dari beberapa dari organisasi yang paling bergengsi, pekerjaan Alfredo juga termasuk dalam buku "Western Painting Today" oleh Kerajaan B. Hassrick dan "Contemporary Western Artists" oleh Peggy dan Harold Samuels. Karya Karya Seni Lukis Alfredo juga telah ditampilkan dalam majalah seperti Art of the West, Informart, Western Horseman dan International Fine Art Collector.

Seorang seniman profesional sejak tahun 1968, Alfredo Rodriguez sudah menikmati pengakuan internasional oleh kolektor seni pribadi dan korporasi, serta pujian kritis luas untuk karya seni lukis luar biasa dari Amerika Barat. gambar pegunungan, padang pasir dan desa-desa India dikagumi di mana pun mereka ditampilkan, tetapi perannya sebagai penduduk negeri yang menyediakan titik fokus karyanya. Saat ia melukis, ia menangkap martabat jiwa manusia ditinggikan oleh keindahan megah mereka disekitarnya.

Dia telah datang jauh dari seperti awal yang sederhana, dan kritikus percaya bahwa pengobatan ahli nya dari American Barat sebagian besar bertanggung jawab atas keberhasilan dan menunjukkan potensi yang lebih besar untuk masa depan.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Alfredo Anda akan menemukannya ditampilkan dalam edisi Maret / April 2004 majalah issue of Art of the West. Lukisannya, "Daughters of Nature" menjadi sampul edisi ini. atau anda menuju website pribadinya disini : http://www.alfredoartist.com
Berikut 47 Lukisan Realisme Karya Alfredo Rodrigus :
Read more »
Like
ccc

Add to Cart

25 Gambar Lukisan Bunga dan Pohon High Resolution

25 Gambar Lukisan Bunga dan Pohon High Resolution

Gambar Lukisan Bunga dan Pohon
Posting kali ini admin blog senirupa akan berbagi dengan anda 25 Gambar Lukisan dengan mengambil objek Bunga ataupun Pohon. Bagi anda yang menyukai dunia lukisan, penggemar ataupun seniman lukis maka Karya Lukisan Bunga dan Pohon ini sangat layak untuk anda apresiasi sebagai bahan masukan ataupun sebagai bahan referensi dalam menciptakan karya-karya anda selanjutnya. Bisa juga bagi anda yang kebetulan seorang guru senirupa, baik ditingkat SMP maupun SMA menjadikan gambar lukisan bunga ini sebagai bahan referensi bagi peserta didik anda dalam membuat karya-karya ataupun tugas mereka. Terlepas dari itu semua Admin blog Senirupa yang juga awam dalam dunia lukisan sangat kagum melihat Gambar karya-karya  lukisan bunga ini yang sudah sekian lama bercokol di drive komputer admin yang sengaja kami pilihkan untuk anda.
Sengaja Gambar Lukisan Bunga dan beberapa karya karya senirupa yang lain yang kami bagikan di Blog Senirupa ini tidak kami berikan Watermark karena kami benar-benar ingin berbagi dengan anda. Anda bebas mengambil gambar-gambar tersebut sebagai bahan referensi dan kemajuan Senirupa Indonesia. Disamping itu, hanya karena sebuah watermark, keindahan gambar karya senirupa jadi hilang.
Berikut 25 Karya lukisan bunga dan pohon yang bisa anda apresiasi, klik gambar lukisan bunga tersebut jika ingin melihat dan mengambil dengan resolusi yang lebih besar.

Read more »
Like
ccc

Add to Cart

24 Gambar Lukisan Ayam Karen's Tarlton

24 Gambar Lukisan Ayam Karen's Tarlton

Gambar Lukisan
Kali ini blog senirupa akan berbagi kepada anda karya gambar lukisan dengan mengambil objek binatang ayam, dari ke 24 gambar lukisan ayam ini semuanya merupakan gambar lukisan dari seniman lukis dari California yang bernama Karen's Tarlton. Gambar Lukisan karya Karen's Tarlton sendiri sebenarnya tidak melulu ayam, namun sengaja kami membagikan kepada anda disini gambar lukisan khusus dengan tema ayam dari seniman Karen's Karlton, jika anda ingin melihat gambar lukisan dengan tema yang lain dari seniman Karen's Karlton, silahkan menuju ke website pribadinya yang akan kami lampirkan dibawah. Disana anda akan menemui gambar lukisan yang sangat mengagumkan dari segi teknik dan pewarnaan yang dituangkan kedalam karya-karyanya. itu menurut admin senirupa sendiri. Entahlah dengan anda.

Seniman Lukis Karen's Tarlton sendiri sebagaimana dimuat disitus pribadinya telah menyukai Seni Lukis sejak umur masih kanak-kanak. Dia adalah seorang seniman lukis otodidak sampai kuliah di University of California di Davis, dan juga belajar di Corcoran School of Fine Art di Virginia.
Karen's Karlton lebih banyak menghabiskan waktu dengan melukis, dia menjadi seorang seniman lukis profesional penuh selama kurang lebih 10 tahun. Karya-karyanya banyak dibeli klien untuk koleksi pribadi diseluruh Amerika, selain itu dia anggota dari Arlington Artists Alliance dan The Montgomery Art Guild.

Karya Karen's sangat tertagih dan menggantung di galeri dan dibanyak rumah di seluruh Amerika Serikat dan Eropa. Seorang seniman tercantum dalam direktori Artis Dunia, pekerjaannya saat ini dipamerkan di Masterpiece Framing & Gallery di Westbury, New York, Gallerie Severn di New Orleans, Louisiana, The Arlington Arts Gallery di Arlington, Virginia, dan Galeri SAC di Montgomery, Alabama. Selain itu, karya-karyanya baru-baru ini ditampilkan dalam Art Business News, Southern Lady, dan Galeri Seni & Seniman Selatan.

Website Pribadi : http://www.karensfineart.com

Berikut 24 Gambar Lukisan Karen's Tarlton yang bisa anda apresiasi, silahkan klik gambar lukisan ayam dibawah untuk melihat yang lebih besar.

Read more »
Like
ccc

Add to Cart

Gambar Lukisan Patung Ivan Sagito dan Biografinya

Gambar Lukisan Patung Ivan Sagito dan Biografinya

Gambar Lukisan Ivan Sagito
Gambar Lukisan Ivan Sagito "Transformasi" 1995, Oil On Canvas, 110 x 140 cm

Portrait
Ivan Sagito atau Ivan Sagita lahir di Malang tahun 1957 dan belajar di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta pada tahun 1979-85. Dia dikenal sebagai seorang seniman introvert dan misterius, namun karya seninya cukup terkenal di dunia seni. Dia menggunakan teknik melukis realistik untuk membuat gambar realistis. Keluar dari ketegangan ini, ia berusaha untuk menggambarkan ketidakpastian kehidupan sehari-hari, terutama karena mereka berdampak pada orang-orang yang tidak berdaya dalam menghadapi kemiskinan dan ketidakadilan. Dia mengatakan: "Bagi saya, hidup selalu pergi berbeda dari yang kita harapkan Ini adalah mengapa saya cenderung untuk mengekspresikan ketidakpastian Melihat kehidupan di lingkungan saya, saya mendapat kesan bahwa semua orang dikendalikan oleh kekuatan tak terlihat .....".
Subyek Ivan Sagito yang sering dituangkan kedalam karya-karyanya adalah orang-orang tradisional Jawa yang hidupnya ia mengamati perjuangan di Yogyakarta. Dia telah menyatakan: "Mereka berjuang untuk bertahan hidup, tapi mereka menerima apa pun yang terjadi pada mereka." Dalam persiapan untuk sebuah lukisan, ia mungkin mengambil beberapa foto dari subjek dalam upaya untuk menangkap realitas batin mereka.
Ivan Sagito hampir selalu melukis sosok manusia berulang kali dalam satu pekerjaan, menggambarkan mereka dalam pergeseran pose atau situasi yang berbeda. Lukisan Ivan Sagito yang terpilih sebagai Karya Terbaik di 7 dan 8 Jakarta Biennale Seni Lukis pada tahun 1987 dan 1989, dan ia dianugerahi medali perak di Triennale Osaka pada tahun 1996. Pameran tunggal pertamanya adalah di Duta Fine Art Gallery di Jakarta pada tahun 1988. Pameran kelompok dipilih meliputi: Tree Asian Art Show (Museum Seni Fukuoka, Jepang, 1989); The Seventh Asia Pameran Seni Internasional (Bandung, Indonesia, 1992); The First Asia-Pacific Triennial of Contemporary Art (Galeri Seni Queensland, Brisbane, Australia, 1993); Asian Warna Air (Galeri Nasional, Bangkok, 1995), dan Modernitas and Beyond (Singapore Art Museum, 1996).

Awards

  • 1987: Award Biennale Seni Lukis Jakarta - Indonesia
  • 1989: Award Biennale Seni Lukis Jakarta - Indonesia
  • 1996: Silver Medal, The Osaka Triennale 1996. Japan
  • 1998: Mainichi Broadcasting System Prize, The Osaka Sculpture, Triennale 1998,

Solo Exhibition

2003 : Red Mill Gallery, Vermont Studio Centre, US.
2000 : "Freezing The Time", Drawing Exhibition, Gallery of Northern Territory University, Darwin, Australia.
2005 : "Death Containing Life", CP ARTSPACE, Jakarta
2011 “final silence” Pulchri Studio , Denhaag - Holland

Group Exhibition

1998 :

  • “Under Cover” The Pretoria Art Museum and Ipopeng Project, Pretoria, South Africa 
  • Sandton Civic Gallery, Johannesburg

1999 :

  • “Soul Ties” Art from Indonesia, Singapore Art Museum

2000 :

  • “Gambar Ajal dan Kegirangan Baru”, Eddie Hara & Ivan Sagita, Gallery Santi, Jakarta

2001 :

  •  “Membaca Frida Kahlo”, Nadi Gallery, Jakarta
  •  Osaka Triennale 2001, Japan
  •  “Not just the political”, Museum II, Widayat, Mungkid, Magelang
  •  “Melik Nggendhong Lali” Anniversary Basis 50, Bentara Budaya, Yogyakarta
  •  “Pembacaan lewat simbol-simbol”, Galery Embun, Yogyakarta

2002 :

  • Anniversary Exhibition Gallery Canna, Jakarta
  • “Mata Hati Demokrasi”, Taman Budaya, Jakarta
  • “Dimensi Raden Saleh”, Gallery Semarang, Semarang
  • “Saksi Mata”, Nadi Gallery, Jakarta
  • “Intercosmolimagination”, Studio Budaya Langgeng - Magelang

2003 :

  • “Lintas Batas, Andi Galeri, Jakarta
  • Canna Galeri
  • Galeri Gajah Mada, Semarang
  • CP Open Biennale 2003, Jakarta, Indonesia
  • “Air kata-kata – Sindhunata”, Bentara Budaya - Yogyakarta
  • “Infatuated”, Sunjin Gallery, Singapore

2004 :

  • "Membaca Dunia Widayat”, Museum Widayat - Magelang
  • "Wings of Words Wings of Color”, Langgeng Gallery - Magelang
  • "All is in our head”, Singapore Art air 2004
  • "Perception in Vibration”, Edwin’s Gallery - Jakarta
  • "4 Sehat Mo-limo Sempurna”, Bentara Budaya - Yogyakarta

2005 :

  • “Urban/Culture”, CP Biennale 2005
  • “The Second Beijing International Art Biennale”, China 2005

2006 :

  • “Time & Signs”, Vanessa Art Link, Jakarta
  • “Beyond: The Limits and Its Challenges”, Biennale Jakarta XII
  • “China International Gallery Exposition”, Beijing – China
  • “ Common Link” Vanessa Art Link – Beijing
  • “Icon Restropective” Visual Art exhibition, Jogja Galery – Yogyakarta

2007 :

  • “Beautiful Death” Bentara Budaya Yogyakarta
  • “Gendakan” – Bentara Budaya – Yogyakarta
  • “ 100 Tahun Pelukis Besar Affandi” Taman Budaya Yogyakarta
  • “ Conscience Celebrate”, Edwin’s Gallery, Jakarta
  • “Transgenerasi”, Galeri Nasional – Manado
  • “Titian Masa”, The Collection of National Gallery of Indonesia – Malaysia
  • “Shanghai Art Fair 2007” : Shanghai – China
  • “Neo-Nation” Biennale Jogja IX – 2007 – Yogyakarta
2009 :
  • “Friendship Code” – Syang Artspace – Magelang
  • “Milestone”-Vanessa Art Link Gallery Jakarta
  • “Poli(chromatic) -V-art Gallery - Bentara Budaya Yogyakarta
  • “Indonesia Contemporary Drawing”-Galeri Nasional Indonesia Jakarta
  • “Next Nature” – Galeri Nasional Indonesia Jakarta
  • “Living Legends” -Edwin Galery- Galeri Nasional Indonesia Jakarta
  • “Exposigns” 25th ISI Yogyakarta - Yogyakarta
  • “Biennale X” Yogyakarta
2010 :
  • “Ratu Kidul dan Dunia Mitos Kita” - Balai Soedjatmoko - Solo
  • “Crossing and Blurring the Boundaries”-Galeri Nasional Indonesia Jakarta
  • “Apa Itu Khethok ?-Galeri Canna Indonesia
2011 :
  • “Art Stage Singapore” 2011
  • “Fligh for Light” Indonesian Art and Religiosity – Jakarta
2012 :
  • “Legacy : The Trace of Civilization-Esa Sampoerna Art Museum-Surabaya
  • “kembar mayang” – museum Widayat – Magelang
  • “Crouching Tigers and Hidden Dragons” – London and Singapore
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Ivan_Sagita
    Berikut beberapa Gambar Lukisan Ivan Sagito :

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    29 Gambar Lukisan Bunga

    29 Gambar Lukisan Bunga

    Gambar Lukisan Bunga
    29 Gambar Lukisan Bunga yang ada dihadapan anda saat ini adalah gambar lukisan bunga karya Vie Dunn Harr seniman lukis yang berasal dari amerika. Kami membagikan Gambar Lukisan Bunga ini karena kami menilai gambar lukisan bunga ini sangat bagus untuk dijadikan bahan pelajaran sekaligus sebagai bahan referensi bagi anda yang bergelut di bidang gambar lukisan, utamanya yang suka membuat gambar lukisan dengan mengambil objek bunga atau tumbuhan.
    29 Gambar Lukisan Bunga ini benar-benar indah dan sangat mengagumkan, baik dari segi proporsi, ide, komposisi warna dan tekstur yang terlihat nyata dari kesan goresan yang cukup artistik. Vie Dunn Harr benar-benar lihai dalam mengolah warna, mencampurnya untuk kemudian dituangkan kedalam kanvas sehingga menghasilkan gambar lukisan bunga dengan perpaduan warna yang indah dan artistik bagi siapa saja yang melihatnya.
    Jika anda ingin melihat karya gambar lukisan dari Vie Dunn Harr lebih lengkap, silahkan anda menuju situs resminya di : http://www.viedunn-harr.com
    Berikut ke 29 Gambar Lukisan Bunga yang bisa jadi referensi bagi anda. silahkan klik gambar lukisan bunga dibawah jika ingin melihat yang lebih besar. salam

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya dan Biografi Leonardo Da Vinci

    Karya dan Biografi Leonardo Da Vinci

    karya leonardo da vinci
    Leonardo Da Vinci dilahirkan di Vinci, propinsi Firenze, Italia, 15 April 1452 – meninggal di Clos Luce, Perancis, pada tanggal 2 Mei 1519 tepatnya waktu Leonardo Davinci berumur 67 tahun. Leonardo Da Vinci merupakan anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina. Ia memiliki nama lengkap Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero dari kota Vinci. Dia adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis zaman Renaisans di Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe "manusia renaisans" dan sebagai manusia genius universal.

    Leonardo Da Vinci terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan kuliner.

    Pada usia belia, Leonardo Da Vinci  sudah belajar melukis dengan Andrea del Verrocchio dan mulai melukis di Firenze. Ada kabar mengisahkan Verrochio menyatakan pensiun melukis setelah menyaksikan bahwa lukisan muridnya yang satu ini lebih bagus dari lukisannya sendiri. Selain menjadi pelukis, Leonardo Da Vinci juga sanggup menunjukkan kemampuannya di bidang yang lain.

    Pada tahun 1481 Leonardo Da Vinci pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati (Duke) di sana. Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma.

    Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangelo dalam merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman.

    Di dalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.

    Maha karyanya, Jamuan Terakhir (The Last Supper) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris.

    karya leonardo da vinci

    karya leonardo da vinci

    Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.

    Leonardo da Vinci wafat di Clos Luce, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.

    Setelah meninggal dunianya, sangat kuat ditengarai bahwa Leonardo pernah memegang peranan sebagai orang terkuat di sebuah organisasi rahasia bernama Priory of Sion yang berlaskarkan Knights Templar. Apakah organisasi rahasia ini? Banyak fakta mengarahkan pada suatu dugaan bahwa Priory of Sion merupakan sebuah organisasi yang menjaga ketat-ketat rahasia sejarah kristiani menurut versi yang berbeda dari kitab Injil yang beredar di masyarakat. Yang dirahasiakan adalah mengenai siapa mesias yang sesungguhnya dan kemungkinan Yesus tidak menjalankan hukum selibat.

    Dalam versi yang sempat menimbulkan kontroversi ini diyakini bahwa Mesias yang sesungguhnya adalah Santo Yohanes Pembaptis, hal tersebut tersirat dari kekerapan Da Vinci melukis Sang Santo dalam posisi telunjuk menuding ke atas sebagai simbolisasi 'Putra Allah'.

    Versi yang tak kalah mengagetkannya adalah kemungkinan Maria Magdalena si bekas perempuan pelacur diperistri oleh Yesus. Namun semua hal tersebut tidak terbukti kebenarannya, hingga saat ini, sehingga tudingan ini hanya dianggap sebagai langkah untuk memojokkan posisi umat Kristiani.

    Lukisan tidak saja mencerminkan luarnya benda, pendapat Da Vinci: yang dimaksud dengan Seni lukis adalah segala sesuatu yang terkandung di dalamnya, yang dasarnya alami dan tidak dapat dilihat oleh mata telanjang manusia, lalu diekspresikan dalam bentuk gambar.

    Menurut Leonardo Da Vinci, Ilmu pengetahuan dan seni lukis ada hubungannya, misalnya gambar manusia, dia pernah melakukan sebuah percobaan (membedah mayat agar dapat mengerti anatomi tubuh manusia).

    Sehingga dalam lukisannya, dia selalu dengan tepat menangkap gerakan otot di bawah lapisan kulit, maka hasil lukisannya sangat halus, dan cermat, contohnya: sketsa tangannya yang masih tersimpan hingga kini, setiap goresannya sangat indah, goresan penanya juga jelas, hal ini jarang dijumpai pada saat itu. Terutama pada bagian mata dan rambut, tidak saja lembut, juga mengandung suatu daya tarik. Ini menunjukan kematangan, kemampuan lukis tingkat tinggi.

    Meskipun Leonardo Da Vinci adalah ilmuwan yang luar biasa, tapi pada dasarnya, dia masih tetap milik dunia seni. Dia memadukan ilmu dengan seni, dan tidak karena mengejar kebenaranilmu lalu melupakan keindahan.

    Saat itu banyak seniman yang menggemari teknik gambar nyata. Orang - orang ini meski bisa dengan tepat menggambar bentuk dari bagian sesuatu, namun melupakan segi keindahan yang utuh. Sehingga memberi kesan rumit. Pada kenyataannya, perkembangan seni di zaman pemulihan budaya, perpaduan antara sifat nyata dan mempertahankan keindahan menyeluruh secara untuh, hanya Da Vinci yang paling menonjol.

    Meski sepanjang hidup Leonardo Da Vinci tak henti - hentinya mengejar kemauan dan tak pernah mengenal puas, sehingga meninggalkan setumpuk sketsa, namun karya yang benar - benar selesai tidaklah banyak, hal ini amat disayangkan bagi sang genius dan bagi dunia seni.


    Berikut Beberapa Karya Seni Rupa Leonardo Davinci :

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    28 Karya Lukisan Tarian Bali yang Artistik

    28 Karya Lukisan Tarian Bali yang Artistik

    28 Karya Lukisan Tarian Bali yang Artistik
    28 Karya Lukisan yang kami bagikan kali ini semuanya bertema tentang tarian Bali. Kita semua mengetahui bahwa salah satu tempat bermukimnya banyak para seniman lukis adalah daerah Bali yang merupakan daerah wisata yang sudah sangat terkenal sampai ke mancanegara, bahkan banyak seniman lukis yang sengaja datang ke Bali dan kemudian membangun galeri atau tempat tinggal disitu. Salah satu objek lukisan yang sering dituangkan kedalam kanvas oleh para seniman adalah Bali Dancer atau tarian Bali yang kita kenal Tari Legong.

    Tari Legong sendiri dalam khasanah budaya Bali termasuk ke dalam jenis tari klasik karena awal mula perkembangannya bermula dari istana kerajaan di Bali. Sebagai sebuah tari klasik, tari Legong sangat mengedepankan unsur artistik yang tinggi, gerakan yang sangat dinamis, simetris dan teratur, sehingga tidaklah mengherankan jika banyak para seniman lukis mengabadikannya kedalam kanvas.

    Konon Mengenai tentang awal mula diciptakannya tari Legong di Bali adalah melalui proses yang sangat panjang. Menurut Babad Dalem Sukawati, tari Legong tercipta berdasarkan mimpi I Dewa Agung Made Karna, Raja Sukawati yang bertahta tahun 1775-1825 M. Ketika beliau melakukan tapa di Pura Jogan Agung desa Ketewel ( wilayah Sukawati ), beliau bermimpi melihat bidadari sedang menari di surga. Mereka menari dengan menggunakan hiasan kepala yang terbuat dari emas.

    Bila ditinjau dari akar katanya, Legong berasal dari kata “ leg “ yang berarti luwes atau elastis dan kata “gong” yang berarti gamelan. Kedua akar kata tersebut bila digabungkan akan berarti gerakan yang sangat diikat ( terutama aksentuasinya ) oleh gamelan yang mengiringinya.

    Berikut beberapa karya lukisan dengan objek Tarian bali yang tidak sempat kami uraikan secara detail tentang seniman para pembuatnya, karena pada saat kami menemukan lukisan ini dari berbagai sumber tidak jelas dan kurang valid siapa sebenarnya seniman dari lukisan-lukisan ini (jangan sampai kami keliru).
    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    26 Portrait Lukisan Dullah

    26 Portrait Lukisan Dullah

    karya lukisan dullah
    Gadis Bali 1
    26 Lukisan Portrait yang kami bagikan kali ini adalah karya lukisan dari salah seorang tokoh seniman indonesia yang cukup terkenal yaitu Dullah. Pelukis Dullah sendiri lahir di Solo Jawa Tengah pada tanggal 17 September tahun 1919. Dullah cukup dikenal sebagai salah seorang pelukis yang beraliran realisme dari indonesia. Dullah juga mempunyai kegemaran dan hobby melukis portrait atau wajah. Diakui sebagai guru melukisnya adalah dua orang pelukis kenamaan; S. Sudjojono dan Maestro Ekpressionis Pelukis Affandi. Meskipun demikian corak lukisannya tidak pernah mempunyai persamaan dengan dua orang gurunya. 
    Dullah juga dikenal sebagai pelukis istana selama 10 tahun sejak awal tahun 1950-an, dengan tugas khas memperbaiki lukisan-lukisan yang rusak dan penyusun buku koleksi lukisan Presiden Soekarno. Dia juga salah seorang sebagai pelukis revolusi, karena dalam karya-karyanya banyak menggambarkan tema-tema perjuangan selama masa mempertahankan kemerdekaan.
    Dullah merupakan salah seorang pelukis realis yang sangat jarang berpameran. Tapi pamerannya bersama anak-anaknya di Gedung Agung (Istana Kepresidenan Yogya) pada tahun 1978, berhasil menarik puluhan ribu orang. Meskipun pameran diperpanjang satu hari, pintu gerbang Gedung Agung bagian Utara sempat pula jebol. Pameran itu dilanjutkan 20 Desember 1979 hingga 2 Januari 1980, di Aldiron Plaza, Jakarta. Banyak orang kecewa karena ia tak menjual lukisannya.
    Banyak lukisan-lukisannya yang menjadi koleksi pejabat-pejabat penting pemerintahan baik dalam maupun luar negeri, tokoh masayarakat dan orang terkemuka, diantaranya Presiden pertama RI Soekarno, Wakil Presiden pertama RI Muhammad Hatta, Adam Malik, mantan Presiden Amerika Serikat Eisenhower, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Walter Mondale, mantan Perdana Menteri Australia Rudolf Menzies dan museum seni lukis di Ceko.
    Baginya melukis adalah media untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Dullah termasuk pendiri Himpunan Budaya Surakarta (HBS). Kemudian didirikannya sebuah sanggar di Pejeng, Bali. Pada setiap pameran baik didalam atau diluar negeri, karya murid-muridnya ikut disertakan.
    Berikut 26 Portrait Karya Lukisan Dullah :
    Klik Lukisan Dullah dibawah untuk melihat yang lebih besar

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    36 Lukisan Bunga Karya Simon Bull

    36 Lukisan Bunga Karya Simon Bull

    Lukisan Bunga Karya Simon Bull
    36 Lukisan Bunga yang ada dihadapan anda saat ini adalah karya lukisan bunga oleh seniman terkenal Simon Bull. Simon Bull senidiri lahir di Bedfordshire, Inggris. Anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya, Ian Bull menjabat sebagai pejabat di Departemen Angkatan Darat Army Chaplains 'Angkatan Darat Inggris. Simon pergi ke sekolah asrama di Yorkshire, menghadiri Ripon Cathedral Choir Sekolah 1965-69 dan di Surrey, di Royal Russell Sekolah 1969-1976. Pada tahun 1976 ia mengambil satu tahun saja salah satu Yayasan di Gloucestershire College of Art dan Desain dan melanjutkan untuk lulus pada tahun 1980 dari Leeds Polytechnic dengan gelar BA (Hons) di bidang Seni Rupa. Ia belajar seni grafis dan Fine Art di bawah Norman Webster RE dan Norman Ackroyd RA. Waktunya di Leeds ditandai dengan menarik dalam studi master, seperti Henri Fantin-Latour, Jean-Baptiste-Siméon Chardin, dan Rembrandt, ia menulis disertasinya tentang watercolorist John Jual Cotman. Dalam tahun lulusnya ia pamerkan etsa nya "Jackie" di Royal Summer Academy Pameran dan karya-karyanya yang diakuisisi oleh Galeri Seni Leeds.

    Simon Bull menerima banyak penghargaan untuk karya-karyanya, termasuk beberapa Asosiasi Nasional Edisi Terbatas Dealer penghargaan untuk Cetak Grafis / Lithograph of the Year. Pada tahun 2003 ia membuat sejarah dengan menjadi seniman Inggris pertama yang memenangkan penghargaan NALED untuk mencetak nya "The Journey Never Ends", merebut mantan sembilan tahun pemegang gelar Thomas Kinkade dan lagi pada tahun 2004 untuk "Bird of Paradise". Ia juga dihormati pada tahun 2004 dengan Medal of Honor NALED untuk layanan artistik industri edisi terbatas.

    Pada tahun 2002 ia terpilih bersama dengan sesama seniman Thomas Kinkade dan Howard Behrens untuk memperingati 2002 Salt Lake City Olimpiade Musim Dingin. Karya-karyanya diresmikan di sebuah acara di New York City pada musim semi tahun 2002 oleh Donald Trump. Dalam sebuah pernyataan tertulis di acara yang sama, Walikota New York Rudy Giuliani mengklaim Simon Bull untuk menjadi "Salah satu yang paling populer dan mengumpulkan seniman hidup di zaman kita" dan karyanya dicap sebagai "menghirup udara segar" oleh New York Daily News.

    Berikut situs pribadinya : http://bullart.com

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Lukisan Basuki Abdullah Tema Eksotis

    Karya Lukisan Basuki Abdullah Tema Eksotis

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Anak Nakal
    Karya-karya lukisan Basuki Abdullah memang dikenal dengan gaya eksotis dari seorang wanita. kebanyakan dari karya-karya beliau mengambil objek seorang perempuan telanjang yang di lukis realist, seperti yang saya bagikan beberapa karya lukisan Basuki Abdullah dihadapan anda saat ini. karya lukisan basuki abdullah diatas yang berjudul anak nakal melukiskan seorang wanita cantik yang sedang mandi dengan setengah telanjang memperlihatkan buah dadanya yang indah di intip oleh seorang anak kecil.
    Basuki abdullah atau nama tepatnya Basoeki Abdullah memang terkenal sebagai seorang pelukis potret Indonesia, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara, dan dalam melukis, basuki abdullah cenderung mempercantik atau memperindah objek lukisnya dibandingkan dengan wajah asli yang dilukisnya. 

    Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Nude karya Basuki Abdullah
    Dalam karya Lukisan Basuki Abdullah diatas melukiskan keindahan seorang perempuan dengan pose telanjang yang begitu sempurna dalam nuansa eksotis, tema lukisan yang memadukan unsur sensualitas dan unsur alam dan terlihat sangat elegan dengan warna karpet merah yang menjadi alas sang model lukisan. Nampak model lukisan berpose dengan wajah santai, setengah tebaring diatas kain merah yang dibawahnya bebatuan bukit yang tinggi, sehingga nampak background atau latar belakang alam yang luas berpadu dengan suasana langit biru yang sedikit redup.

    Lukisan diatas mewakili keindahan dan kesempurnaan seorang wanita, yang dalam dunia seni dianggap sebagai bagian dari keindahan seni, dilukis dalam gaya lukisan realistis dengan begitu indah oleh sang pelukis potret terkenal dari indonesia Basuki Abdullah.

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Lukisan Basuki Abdullah Djoko Tarob

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Nudge Karya Lukisan Basuki Abdullah

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Wanita Telanjang Basuki Abdullah

    Karya Lukisan Basuki Abdullah
    Gadis Karya lukisan basuki abdullah

    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Seni Lukis Gothic Duccio di Buoninsegna

    Karya Seni Lukis Gothic Duccio di Buoninsegna

    Karya Seni Lukis Gothic Duccio di Buoninsegna

    Duccio di Buoninsegna (1255-1260 - 1318-1319) adalah tokoh seni lukis gothic. Dia salah satu seniman Italia yang paling berpengaruh pada zamannya. Lahir di Siena, Tuscany, sebagian besar karyanya dengan pigmen dan telur tempera dan seperti kebanyakan orang sezamannya ia melukis dengan tema religius. Dia telah mempengaruhi Simone Martini dan Ambrogio saudara dan Pietro Lorenzetti dan yng lainnya. Banyak tentang kehidupan awal dan keluarganya tidak pasti, tetapi ada beberapa catatan yang mengatakan dia menikah dengan memiliki tujuh anak. Meskipun ada banyak informasi yang masih belum dikonfirmasi tentang Duccio di Buoninsegna dan hidupnya, dokumentasi dia jauh lebih umum daripada dibandingkan dengan pelukis Italia lainnya dengan waktu yang sama dan sebelumnya. Untungnya karena penelitian yang tiada henti dari sejarawan seni dan arkeolog di seluruh dunia mereka telah mampu untuk mengungkap beberapa informasi konkret tentang pelukis terkenal Sienese ini. Sebagian besar hidupnya harus direkonstruksi dari bukti karya yang dapat dikaitkan kepadanya dengan pasti, dan dari bukti-bukti yang terkandung dalam pengembangan gaya nya. Kita tahu dari dokumen menegaskan, bahwa ia sering menemukan dirinya dalam situasi yang berhubungan dengan pemerintah.
    Seringkali dia memiliki hutang dan denda, sejarawan percaya bahwa ia memiliki waktu yang sulit mengelola hidupnya dan uangnya. Bakat seninya sudah cukup untuk membayangi kurangnya organisasi sebagai warga negara, dan ia menjadi terkenal di masa hidupnya. Pada 1300-an Duccio menjadi salah satu pelukis paling disukai dan radikal di Siena. Dia dianggap sebagai ayah dari lukisan Sienese dan bersama dengan beberapa orang lain pendiri seni Barat. Dia dipekerjakan sepanjang hidupnya untuk menyelesaikan karya-karya penting di gedung-gedung pemerintah dan agama di seluruh Italia. Duccio dikreditkan dengan menciptakan gaya lukisan Trecento dan sekolah Sienese, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap gaya Gothic Sienese.

    Perjalanan Karir Duccio

    Media pilihan Duccio mirip dengan artis Trecento, adalah telur tempera, daun emas, dan sering lukisannya dibuat pada panel kayu. Berbeda dari orang sezamannya dan seniman sebelum dia, Duccio adalah master tempera dan berhasil menaklukkan media dengan kelezatan dan presisi. Ada sedikit diketahui tentang karir lukisannya sebelum komisi pertamanya didokumentasikan pada tahun 1278, pada usia 23. Duccio dipekerjakan untuk melukis 12 panel kayu untuk menutupi dokumen pemerintah untuk The Nine (pekerjaan ini sekarang hilang). Meskipun Duccio aktif dari 1268 menjadi sekitar 1311 hanya sekitar 13 dari karya-karyanya bertahan hingga sekarang. Hanya ada tiga karya dikaitkan di Amerika Serikat, dan dua di Inggris.

    Beberapa karya Duccio yang masih ada saat ini adalah contoh besar dari gaya lukisan pribadinya, dan apa yang datang untuk menjadi gaya yang terkenal dari Siena. Sebelum Duccio, seni Bizantium datar, sudut, ekspresi dan tiga dimensi. Duccio mulai memecah garis tajam, dan melembutkan angka. Dia menggunakan pemodelan (bermain dengan warna-warna terang dan gelap) untuk mengungkapkan angka-angka di bawah tirai yang berat, tangan, wajah, dan kaki menjadi lebih bulat dan tiga-dimensi. Dimana dan siapa Duccio belajar masih menjadi bahan perdebatan besar, tetapi menganalisis gaya dan sejarawan teknik seni telah mampu membatasi lapangan. Banyak yang percaya bahwa ia belajar di bawah Cimabue. Lain percaya, karena gaya lukisan Duccio begitu mirip karya seni Byzantium, bahwa mungkin ia benar-benar melakukan perjalanan ke Konstantinopel dan belajar langsung dari master Bizantium.

    Karya Lukisan Ducci

    Berikut beberapa karya lukis seniman gothic dari italia  Duccio di Buoninsegna yang bisa saya bagikan untuk anda.

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Lukisan Basuki Abdullah Janoko Bertapa

    Karya Lukisan Basuki Abdullah Janoko Bertapa

    Karya Lukisan Basuki Abdullah Janoko Bertapa
    Salah satu karya lukisan basuki abdullah yang cukup terkenal adalah berjudul "janoko bertapa",  sekilas tentang basuki abdullah yang memiliki nama lengkap Basoeki Abdullah adalah salah satu pelukis maestro kebanggaan dari Indonesia. Ia pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka Jakarta yang pada saat itu dijabat oleh presiden Soekarno presiden pertama Indonesia. Karya-karyanya banyal menghiasi istana negara dan kepresidenan Indonesia, disamping itu juga menjadi barang koleksi dari berbagai penjuru dunia. Aliran karya lukisan basuki abdullah bertema realis dan naturalis, seperti yang saya bagikan dengan anda saat ini.
    Karya lukisan basuki abdullah yang bertema Janoko bertapa ini menggambarkan kisah tentang pertapaan seorang tokoh dalam pewayangan Arjuna ”janoko” panduputra, janoko dikenal sebagai ksatria tampan rupawan sakti mandraguna serta memiliki segudang ilmu. Sebagai Maha perwira ia tidak saja menjunjung tinggi apa arti kewibawaan bagi hidup manusia, tetapi juga memproses alam pikirannya untuk menjangkau sasaran akhir hayatnya dengan jalan gemar bertapa agar kelak mendapat kemuliaan akhirat, nampak dalam pertapaanya digoda oleh para dayang dan puteri-puteri cantik yang ingin mengacaukan dan menggagalkan pertapaanya, namun dengan ketenangan pikiran terkonsentrasi yang terhubung dengan Sang Maha Esa, semua godaan tidak membuatnya goyah dan terlena.

    Seakan dalam karya lukisan Basuki Abdullah tersebut memberikan pesan kepada kita bahwa dalam kehidupan kita sehari-hari, jika manusia memiliki pemahaman hakekat yang sebenarnya tentang kehidupan, memiliki tujuan mulia untuk hidup di Dunia dan Akherat, maka segala godaan, tipu daya Dunia fana yang sering kali menjerumuskan manusia kedalam jurang kesengsaraan, tidak akan sanggup menggoyahkan keyakinan kita

    Janoko sebagai tokoh teladan dalam tokoh pewayangan, seperti yang dilakukan berdasarkan dermanya seorang ksatria. Luhur budi dan rendah hatinya, tetapi pantang mundur menghadapi kesulitan. Menolong orang yang sedang kesulitan merupakan kewajiban utama baginya, tanpa memandang siapa orangnya dan dari golongan mana. Karena itu tidak mengherankan apabila ia sering pula di sengsarakan kaum Kurawa. Tapi semua itu diterima dengan kebesaran jiwa tanpa ada rasa dendam. sungguh merupakan suatu pembelajaran dan sumber keteladanan yang sangat berarti untuk kita sebagai manusia dalam mengarungi hidup yang serba tidak pasti ini.

    Wajah tampan yang dimiliki seolah menjadi modal hingga banyak digandrunggi putri-putri jelita, tetapi pantang memanfaatkan kesempatan untuk melayaninya. Keteguhan imannya terlalu kokoh dilanggar oleh perbuatan yang asusila, nampak dalam lukisan Janoko dikelilingi puteri-puteri cantik yang terkesima akan ketampananya.
    Keutamaan lain jika ia berbuat salah tak segan menyerahkan diri untuk mendapat hukuman atau bahkan menghukum dirinya sendiri. Itulah kepribadian yang menonjol hingga patut mendapat gelar sebagai tokoh Teladan Jaya dalam susila. Ketampanan dan keluhuran budi dari janoko telah menginspsirasi Basuki Abdullah dalam berkarya menciptakan sebuah lukisan yang bermakna sebagaimana layaknya sebuah karya senirupa, bahwa bukan sekedar apa yang terlihat, tetapi hayati apa yang tersirat.

    Judul Lukisan : Janoko Bertapa
    Pelukis : Basuki Abdullah
    Media : Oil On Canvas
    Ukuran : 78cm X 58cm
    Klik gambar diatas untuk melihat lebih besar

    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Seni Lukis Giring Prihayatsono

    Karya Seni Lukis Giring Prihayatsono

    lukisan Giring Prihayatsono
    lonelly in red
    Giring Prihayatsono, Lahir di Bantul tanggal 03 Agustus 1980 mengenyam Pendidikan di Institut Seni Indonesia yang dikenal dengan ISI Yogyakarta pada fakultas Senirupa Jurusan Seni Rupa Murni, Giring Prihayatsono dalam aktifitas senirupanya sudah banyak melakukan pameran dan mendapatkan penghargaan baik didalam maupun diluar negeri seperti di Taiwan.

    Aktifitas Pameran:

    • 2010 - Pameran Osten World Gallery of Drawings Skopje 2010, Republic of Macedonia
    • 2010 taipei international art competition,X-Power Gallery, Taiwan
    • Kompetisi 3G Harian Suara Merdeka, Contemporary Art Gallery Semarang
    • ACTION”01, Taman Budaya Yogyakarta 2009 - Pameran Besar Seni Visual Indonesia EXPOSIGN, JEC Yogyakarta
    • Denting, Gallery biasa Yogyakarta
    • Subjects expose(s), Pure Art, Jakarta
    • A Diary of Jakarta, Rumah Jawa Gallery, Jakarta
    • Festifal Kesenian Yogyakarta, HOW ART LIFE
    • “Distance”, Tony Raka Gallery, Ubud, Bali

    Penghargaan :

    • Finalis 2010 Taipei International Art Competition, Taiwan
    • Finalis Kompetisi 3G Harian Suara Merdeka, Contemporary Art Gallery Semarang,
    • Finalis Jakarta Art Award 2008
    • Finalis 100 th Kebangkitan Nasional SETELAH 20 MEI, Jogja Gallery, 2008 

    Beberapa karya lukisan  Giring Prihayatsono dibawah ini yang bisa anda apresiasi :

    Klik Gambar untuk melihat lebih besar

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Lukisan Agus Djaya Suminta

    Karya Lukisan Agus Djaya Suminta

    Karya Lukisan Agus Djaya Suminta
    Salah satu yang termasuk tokoh pelukis indonesia adalah Agus Djaya, Pelukis yang bernama lengkap Agus Djaja Suminta ini lahir di Banten 1913 dan meninggal di Jakarta tahun 1990. Ayah Djaja, seorang keturunan keluarga bangsawan Banten, adalah seorang pegawai pemerintah, yang pernah menjadi kepala sebuah agen bank dan mampu menyediakan pendidikan yang baik bagi puteranya. Setelah mengikuti pendidikan seni di Jakarta dan Amsterdam, Agus mulai mengajar menggambar serta mata pelajaran lain pada tahun 1934. Bekerja sama dengan Sudjojono membentuk PERSAGI pada tahun 1938-1942, dan duduk sebagai ketua pada kurun waktu itu, karena itu ia bisa dianggap sebagai pencetus seni lukis Indonesia modern.Selama pendudukan Jepang ia mengepalai Bagian Kesenian dari Pusat Kebudayaan (Keimin Bunka Sidosho) serta kemudian bekerja di organisasi Putera. Pada waktu ini ia juga menjadi terkenal lewat banyak pameran yang di dalamnya karya-karyanya tampil dengan karya-karya Affandi, Hendra, Kartono, dan lain-lain.Selama revolusi ia adalah seorang kolonel dalam angkatan perang Indonesia. 
    Pada tahun 1947 sebuah pameran lukisan oleh Agus Djaja serta adiknya yaitu Otto telah menarik banyak perhatian di Jakarta, keduanya bekerja bersama untuk pameran di Amsterdam. Mereka tinggal di Eropa selama seputar dua tahun, mengunjungi The Hague, Paris, dan Monaco, tempat pameran - pameran (mereka) diselenggarakan. Pada kedatangan mereka kembali ke Indonesia pada tahun 1950, kedua bersaudara ini membuka sebuah art shop serta galeri di Jakarta. Kemudian, pada sekitar 1955, Agus Djaja menetap dengan isterinya di Bali, dan di studionya di Pantai Kuta ia melukis terutama subjek-subjek Bali dalam gaya yang menarik yang lebih naturalistic serta komersial daripada yang didapatkan pada karyanya yang dahulu. Selain melakukan pameran di Indonesia, juga berpameran di Belanda dan Brazil. Tahun 1994 menerima Hadiah Seni dari Pemerintah RI.

    Berikut ini adalah karya-karya lukisan Agus Djaya Suminta yang lebih banyak bertema seorang gadis yang bisa anda apresiasi. 

    klik gambar untuk melihat lebih besar

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Rembrandt van Rijn Harmenszoon

    Rembrandt van Rijn Harmenszoon

    Rembrandt van Rijn Harmenszoon
    Salah satu tokoh terkenal seniman art paintings dari amsterdam belanda adalah Rembrandt. Rembrandt lahir di Leiden pada 15 Juli 1606 - nama lengkapnya Rembrandt van Rijn Harmenszoon. Ia adalah anak dari ayah bekerja di penggilingan, sementara ibunya seorang anak tukang roti. Terlepas dari kenyataan bahwa ia datang dari keluarga yang relatif sederhana, namun orang tuanya memasukkan dia dalam pendidikan. Rembrandt mulai membuat studinya di Sekolah Latin, dan pada usia 14 ia terdaftar di Universitas Leiden. Program ini tidak menarik baginya, dan ia segera meninggalkan untuk belajar seni - pertama dengan guru lokal, Jacob van Swanenburch, dan kemudian, di Amsterdam, dengan Pieter Lastman, yang dikenal karena lukisan sejarah. Setelah enam bulan, setelah menguasai semua yang telah diajarkan, Rembrandt kembali ke Leiden, di mana ia segera jadi sangat dihormati bahwa meskipun hampir 22 tahun, ia mengambil murid pertamanya. Salah satu muridnya adalah Gerrit Dou artis terkenal.
    Rembrandt pindah ke Amsterdam pada tahun 1631, dan telah mendapat reputasi yang baik dari penugasannya sebagai pelukis potret tokoh-tokoh di Amsterdam. Selanjutnya, ia kemudian pindah ke sana dan tinggal di rumah penyalur lukisan, Hendrick van Uylenburgh. pada tahun 1634 ia kemudian menikah dengan Saskia van Uylenburgh, sepupu dari seorang pedagang seni yang sukses, meningkatkan karirnya, membawa dia dalam kontak dengan pelanggan kaya yang bersemangat memesan potret.
    Sebuah contoh yang sangat baik dari periode ini adalah Potret rutinitas Nicolaes (1631, Frick Collection di New York City). Selain itu, karya-karya Rembrandt mitologi dan agama banyak permintaan, dan ia melukis banyak karya dramatis seperti The Blinding dari Simson (1636, Städelsches Kunstinstitut, Frankfurt). Karena terkenal sebagai seorang guru, studionya penuh dengan murid, beberapa di antaranya (seperti Carel Fabritius) sudah seniman terlatih. Di abad 20, para sarjana memiliki retribusi sejumlah lukisannya untuk rekan-rekannya; menghubungkan dan mengidentifikasi karya-karya Rembrandt. Akhir 1640an, posisi Saskia sebagai istri digantikan oleh Hendrickje Stoffels, yang sebelumnya bekerja sebagai pelayan tumah tangga Rembrandt yang kemudian menjadi model untuk banyak gambar-gambarnya. Pada 1654 mereka mendapat seorang anak perempuan Cornelia, yang membuat Hendrickje divonis oleh Reformed church Belanda untuk menjalani status "hidup dalam dosa". Rembrandt tidak hadir dalam persidangan ini karena ia bukan anggota gereja ini.

    Berbeda dengan karir yang sukses dipublik, bagaimanapun, kehidupan keluarga Rembrandt ditandai dengan kemalangan. Antara 1635 dan 1641 Saskia melahirkan empat anak, tetapi hanya yang terakhir yang selamat "Titus", kematiannya sendiri datang pada 1642 - pada usia 30. Stoffels Hendrickje. Meskipun keberhasilan keuangan Rembrandt sebagai seorang seniman Art Paintings, guru, dan pedagang seni, kegemaran hidup mewah memaksanya untuk menyatakan kebangkrutan pada 1656. Inventarisasi koleksi seni dan barang antik, yang diambil sebelum lelang untuk membayar utang-utangnya, menunjukkan luasnya kepentingan Rembrandt s: patung kuno, lukisan Renaissance Flemish dan Italia, seni Timur Jauh, karya Belanda kontemporer, senjata, dan baju besi. Sayangnya, hasil dari lelang - termasuk penjualan rumahnya - mengecewakan.
    Masalah-masalah ini sama sekali tidak mempengaruh karya Art Paintings Rembrandt, keseniannya justru meningkat. Beberapa lukisan besar dari periode ini adalah The Bride Yahudi (1665), The Syndics dari Persekutuan Kain (1661, Rijksmuseum, Amsterdam), Batsyeba (1654, Louvre, Paris), Berkat Yakub Anak-anak Yusuf (1656, Staatliche Gemäldegalerie, Kassel, Jerman), dan potret diri (1658, Frick Collection). Namun kehidupan pribadinya, terus dirusak oleh kesedihan. Hendrickje tercinta meninggal pada 1663, dan putranya, Titus, pada tahun 1668 - hanya 27 tahun. Sebelas bulan kemudian, pada tanggal 4 Oktober 1669, Rembrandt meninggal di Amsterdam dan dikubur tanpa tanda atau upacara apapun diWesterkerk.

    sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rembrandt_van_Rijn

    Berikut ini beberapa karya rembrant yang bisa anda apresiasi :

    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Lukisan Rob Hefferan

    Karya Lukisan Rob Hefferan

    Lukisan Romantisme Rob Hefferan

    Rob Hefferan Biography

    Rob Hefferan adalah seniman lukis yang lahir di Manchester pada tahun 1968, Rob Hefferan memiliki semangat bebas yang benar dari awal. Putus asa untuk mengikuti karir artistik, ia menemukan kekecewaan putaran setiap sudut, dengan pengecualian guru seninya yang mengakui bahwa gambar-gambar kekanak-kanakan dari dinosaurus sesuatu yang agak istimewa! Mengabaikan nasehat para sesepuh, ia mendapatkan tempat di universitas untuk belajar ilustrasi, tetapi setelah satu tahun ia mulai merasa dibatasi oleh keterbatasan kursus dan memutuskan untuk pergi sendiri.

    Rob menghabiskan tahun yang penuh tantangan menyusun portofolio, kemudian berangkat untuk mencari pekerjaan memanfaatkan kemampuan desain dalam rangka untuk membiayai impiannya menjadi seorang seniman. Fleksibilitas yang luar biasa sebagai seorang desainer dan ilustrator dia memenangkan sejumlah kontrak besar, mulai dari kampanye iklan profil tinggi memberikan karya seni untuk buku anak-anak, dan ia segera menemukan dirinya dalam posisi memuaskan membuat sejumlah besar uang dari melakukan sesuatu yang benar-benar dinikmati. Namun ia tidak pernah membiarkan kesuksesan besar membelokkannya dari tujuan aslinya menjadi seorang seniman, dan terus menghabiskan banyak lukisan untuk setiap waktu luangnya.
    Read more »
    Like
    ccc

    Add to Cart

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Biografi Xie Chu Yu
    Xie Chuyu lahir di Kota Shantou Propinsi Guangdong pada tahun 1962. Dia lulus dari Departemen Lukisan Minyak Guangzhou Academy of Art pada tahun 1988. Dia terus berlatih klasik selama bertahun-tahun, dan sekarang menjadi asisten profesor di Akademi Seni Guangzhou, dan pelukis untuk Guangdong Art Creation Institute. Dalam kata-kata Zhong Ming, "Dalam karya Chuyu` s, satu tajam dapat merasa asketisme sentimentil nya. Latar belakang (bisa) suram dan bingung, dengan gambar yang memperlihatkan kebodohan dari kehidupan sebelumnya dan kehidupan ini, yang membangun sebuah konsepsi artistik seperti jika Anda telah di masa lalu te terpencil. Anda harus berpikir secara mendalam tentang pemuda singkat dan batas-batas eksistensi manusia, yang membangkitkan kesedihan dan keengganan. " Dimulai dari kejaran keindahan dan kerinduan untuk klasik, Xie Chuyu (? ? ?) menciptakan karya-karya indah yang memberikan pemirsa kesenangan visual dengan mudah dan rahmat, dengan gaya harmonis dan elegan. Karya- karya Xie Chuyu telah banyak ditampilkan di seluruh Asia, sejak tahun 1989. Dia juga telah diakui oleh banyak orang dan dihormati pameran publik, serta diterbitkan dimajalah - majalah terkenal. Chuyu terus berkeliling dunia, membuat eksplorasi, dan mengembangkan terus karya-karyanya.

    Berikut beberapa karya xie chu yu yang bisa anda apresiasi:

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Biografi Xie Chu Yu
    Xie Chuyu lahir di Kota Shantou Propinsi Guangdong pada tahun 1962. Dia lulus dari Departemen Lukisan Minyak Guangzhou Academy of Art pada tahun 1988. Dia terus berlatih klasik selama bertahun-tahun, dan sekarang menjadi asisten profesor di Akademi Seni Guangzhou, dan pelukis untuk Guangdong Art Creation Institute. Dalam kata-kata Zhong Ming, "Dalam karya Chuyu` s, satu tajam dapat merasa asketisme sentimentil nya. Latar belakang (bisa) suram dan bingung, dengan gambar yang memperlihatkan kebodohan dari kehidupan sebelumnya dan kehidupan ini, yang membangun sebuah konsepsi artistik seperti jika Anda telah di masa lalu te terpencil. Anda harus berpikir secara mendalam tentang pemuda singkat dan batas-batas eksistensi manusia, yang membangkitkan kesedihan dan keengganan. " Dimulai dari kejaran keindahan dan kerinduan untuk klasik, Xie Chuyu (? ? ?) menciptakan karya-karya indah yang memberikan pemirsa kesenangan visual dengan mudah dan rahmat, dengan gaya harmonis dan elegan. Karya- karya Xie Chuyu telah banyak ditampilkan di seluruh Asia, sejak tahun 1989. Dia juga telah diakui oleh banyak orang dan dihormati pameran publik, serta diterbitkan dimajalah - majalah terkenal. Chuyu terus berkeliling dunia, membuat eksplorasi, dan mengembangkan terus karya-karyanya.

    Berikut beberapa karya xie chu yu yang bisa anda apresiasi:





    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu


    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu


    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu


    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu


    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu



    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu

    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu


    Karya Karya Lukisan Romantisme Xie Chu Yu



    Like
    ccc

    Add to Cart