Help/Support
Like
Contact
LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT GAMBAR UKIRAN MEMED

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT GAMBAR UKIRAN MEMED


Gambar Memed Ayam-Ayaman


Hasil Finishing Bentuk Memed ikan

Gambar Memed Ikan

Gambar Memed Kehidupan Dunia Aves

Gambar Memed Kera

Menggambar ukiran memed pada prinsipnya adalah seseorang harus mampu menguasai teknik-teknik dasar di dalam menggambar. Dasar ini juga harus diimbangi dengan kemampuan menggambar dan menguasai bentuk-bentuk dasar/global manusia, binatang dan lainnya.
Penguasaan teknik dasar ini memang sangat penting, karena semuanya dimulai dari hal ini. Selain kemampuan menggambar bentuk secara global, juga harus kaya variasi membuat bentuk-bentuk ukiran daun atau tulisan yang akan disusun untuk mengisi bentuk global tersebut.

Langkah-langkah membuat gambar ukiran memed
A. L
angkah pertama adalah membuat gambar bentuk yang dikehendaki secara global, misalnya bentuk binatang-binatang yang telah dikenal.
B. Gambar bentuk yang telah dibuat kemudian dibagi bentuk menjadi beberapa bagian seperti kepala dan leher, badan dan kaki. Setelah langkah pembagian bentuk telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah membuat bentuk ekor sesuai kekhasan binatang yang sedang dibentuk dalam proses pembagian tersebut.
C.Langkah ketiga adalah menempatkan bagian-bagian mata, hidung, telinga, rambut, bulu, mulut, jari tangan, jari kaki dan sebagainya.
D. Langkah keempat adalah mengisi bentuk tersebut dengan motif ukiran daun atau tulisan yang dikehendaki dengan memperhatikan bentuk-bentuk seperti mata, hidung, mulut dan sebagainya agar kelihatan jelas pada ukiran memed tersebut.
Like
ccc

Add to Cart

MENGGAMBAR UKIRAN MEMED

MENGGAMBAR UKIRAN MEMED

Gambar nomer 1. embuat gambar dasar



Gambar nomer 2. Merencana/mengisi bentuk dasar dengan ukiran daun





Gambar nomer 3. Hasil akhir gambar memed ukiran daun





Menggambar ukiran memed

Masyarakat kemungkinan besar belum begitu mengenal tentang berbagai peristilahan dalam kancah seni ukir. Seni ukir mengenal banyak sekali peristilahan dalam pemilihan nama-nama yang menjadi ciri-ciri yang ada pada setiap bentuk ukiran. Penggambaran bentuk ukiran mengenal adanya nama-nama tentang stilasi ukiran, motif ukiran, objek ukiran maupun teknik ukiran. Dapat juga peristilahan tersebut diambil dari media yang digunakannya.

Peristilahan dalam pemilihan objek ukiran ini dapat berupa stilasi dari objek bunga, buah, awan, bebatuan maupun hewan. Pemilihan objek ukiran dari hewan inilah yang disebut dengan ukiran Memed. Lebih jelasnya yang dimaksud dengajn ukiran MEMED adalah suatu susunan ukiran yang mengambil bentuk objek dari hewan sebagai suatu lambing. Walaupun pengertian ukiran memed yang lebih luas adalah susunan ukiran yang mengambil objek tidak hanya dari hewan, tetapi bias juga dari objek manusia, binatang, mahkluk ajaib dan lain sebagainya.

Biasanya ukiran memed ini mempunyai maksud tertentu, yang digambarkan sebagai perlambang atau simbol. Simbol ini bias di sederhanakan, digayakan maupun di olah sedemikian rupa sehingga terbentuklah suatumotif ukiran yang mempunyai unsure keindahan. Unsur keindahannya secara garis besar tidak akan lepas jauh dari prinsip-prinsip keindahan seni rupa secara umum. Prinsip keindahan tersebut dapat berupa kesatuan (unity), keharmonisan, keseimbangan (balance) maupun focus utama (dominasi).

Cara menggambar ukiran memed dapat dilihat pada gambar di atas. Gambar paling atas, nomer 1 merupakan langkah awal dalam menggambar ukiran memed yaitu terlebih dahulu membuat bentuk gambar dasar. Gambar nomer 2 merupakan bentuk gambar merencana/mengisi bentuk dasar dengan ukiran daun. Dan yang terakhir gambar nomer 3 adalah hasil akhir gambar memed ukiran daun.



Like
ccc

Add to Cart

ENAM RIBU GURU IKUTI UPACARA HARI PGRI DI KENDAL

ENAM RIBU GURU IKUTI UPACARA HARI PGRI DI KENDAL

Para Guru sangat antusias sekali mengikuti apel Akbar hari Guru dan PGRI yang diikuti lebih dari 6000 guru di Stadion Madya Kendal...tetap semangat, disiplin dan bertanggung jawab terhadap pendidikan bangsa Indonesia

Motif ukiran Nusantara yang menghiasi baju PGRI menghantar para guru untuk lebih mengenal budaya Nasional Indonesia, kekompakan tetap terjaga pada saat hadir dala apel hari Guru dan PGRI ke 64

Para guru bersenda gurau di sela-sela menunggu apel hari Guru Nasional dan PGRI di Stadion Madya Kendal dengan memakai baju batik bermotifkan lambang PGRI

Pak Ali (guru Seni Rupa), Pak yusuf (guru Agama) dan Pak Mugiyarto (guru Bahasa Indonesia) dengan karakter penampilan mereka masing-masing bersatu padu berseragam Batik PGRI (dalam Rangka Apel Akbar Hari Guru dan PGRI ke 64).

Yach...saya (guru) harus selalu terdepan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Hidup Guru.......hidup PGRI, kami akan berusaha sekuat tenaga demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Kami tidak butuh sanjungan atau apapun juga, yang kami butuhkan adalah dukungan perjuangan kami dan hilangkan prasangka buruk, iri dan dengki terhadap kami. Kami iklas berjuang mendidik tunas-tunas bangsa Indonesia ini.

Selayaknya ibu-ibu guru ini mendapatkan penghargaan berupa sertifikasi guru dan tunjangan lainnya, janganlah merasa iri dan memandang berbagai hal yang bersifat negatif terhadap citra guru. Hanya manusia yang tidak beradab sajalah yang merasa iri dan dengki terhadap penghargaan yang diberikan kepada guru. Allah dan RosulNya saja selalu menyuruh umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai seorang guru. Janganlah dipersulit perjuangan dan penghargaan untuk mereka (para guru). Bangsa yang maju akan selalu memberikan porsi terdepan untuk PARA PENDIDIK BANGSA ini.
Like
ccc

Add to Cart

MOTIF CIREBON

MOTIF CIREBON



MOTIF CIREBON

Bentuk ukiran daun motif Cirebon ini berbentuk cembung dan cekung (campuran). Corak motif ukiran ini ada yang berbentuk karang adapula yang berbentuk awan, menyerupai ukiran Tiongkok. Ukiran corak ini kurang begitu dikenal, karena ukiran ini kebanyakan hanya dipakai untuk hiasan bangunan rumah saja.Untuk fungsi-fungsi yang lain memang jarang ditemukan, apalagi yang hanya berfungsi sebagai hiasan semata, hampir sama sekali tidak dijumpai. Kalaupun ditemukan hiasan di luar bangunan rumah, motif yang dijumpai tersebut bukanlah murni motif Cirebon, tetapi motif pengembangan dari motif Cirebon tersebut. Pencampuran yang semacam ini sudah tidak tergolong ke dalam motif ukir tradisional Jawa, tetapi termasuk ke dalam motif modern atau mungkin juga motif kontemporer.

BENTUK ANGKUP.

Motif Cirebon ini mempunyai angkup yang pada bagian ujungnya melingkari ikal daun patran, yang tumbuh dimuka daun pokok. Motif ini memang mempunyai bentuk angkup yang berbeda dengan bentuk angkup pada motif-motif tradisional lainnya. Bentuk ini bisa juga dikatakan sebagai bentuk kekhasan pada motif Cirebon ini.



Like
ccc

Add to Cart